Di antara riuh dunia yang tak henti bicara,
ada hati yang pelan-pelan bertanya:
Siapa aku, dan untuk apa aku ada?
"Tumbuh Jadi Diri Sendiri"
🌱 Aku tumbuh, tak hanya tinggi, 
tapi dalam—menyelami makna diri.
Belajar jatuh, belajar berdiri,
menjadi versi yang lebih berani.
"Kesehatan Hati dan Pikiran"
💖 Aku ingin tenang,
bukan tanpa badai, tapi tahu cara berteduh.
Menata luka jadi taman,
menyiramnya dengan harapan yang lembut.
"Makna dan Spiritualitas"
✨ Kadang aku mencari langit,
bukan untuk terbang, tapi untuk merasa terhubung.
Pada bintang, pada doa,
pada sunyi yang penuh makna.
"Hubungan yang Bermakna"
🤝 Aku rindu pelukan yang tak harus nyata,
tapi cukup dengan tatapan yang berkata:
"Aku dengar kamu, aku hargai kamu."
Karena hubungan adalah rumah bagi jiwa.
"Panggilan Hidup dan Karier"
💼 Aku bekerja bukan hanya untuk hidup,
tapi untuk merasa hidup.
Menemukan panggilan, bukan sekadar pekerjaan,
yang membuat pagi terasa punya tujuan.
"Keuangan yang Sehat"
💸 Aku belajar tentang uang,
bukan untuk menimbun, tapi untuk merdeka.
Agar bisa memberi, memilih, dan bermimpi
tanpa rasa takut yang membelenggu.
"Minat dan Kesenangan"
🎨 Aku bermain dengan warna dan nada,
menari di antara hobi dan hasrat.
Karena kesenangan kecil adalah nyala,
yang menjaga bara semangat tetap menyala.
"Didengar dan Dihargai"
🗣️ Aku ingin didengar,
bukan karena suara keras,
tapi karena kata-kata yang jujur.
Aku ingin dihargai,
karena aku hadir sepenuh hati.
"Meninggalkan Jejak yang Bermakna"
🌟 Dan di ujung semua ini,
aku ingin meninggalkan jejak.
Bukan nama besar,
tapi kenangan yang hangat.
Warisan cinta, nilai, dan cerita
yang tetap hidup meski aku tiada.
Copyright 2025· All rights reserved