Ini adalah puisi pendek,LARIK dengan TINTA pena—sayap yang tumbuh dari keheningan.
Aku menulis ini di pagi yang belum sempat berisik. Ponsel masih tertelungkup di meja. Kopi masih mengepul. Dan entah kenapa, aku teringat pada ibu.
Pagi dan Ibu Ibu tidak pernah mengajariku diam. Ia hanya melakukannya
Copyright 2026· All rights reserved